Memperkuat Keimanan Dan Ketakwaan Kades Pusaka Rakyat Rutin Gelar Pengajian Doa Bersama
Bekasi – Deliksandicom
Kepala desa pusaka rakyat Abdul Wahid dan juga sebagai calon incamben tiga periode kepala desa pusaka rakyat Gelar Doa dan membaca surat Yasin Bersama untuk almarhum dan almarhumah, mohon keselamatan, keberkahan, kesehatan dan perkuat Iman dan takqwa kepada Allah SWT, pengajian rutin yang di adakan setiap malam Jum’at tersebut juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat RT, RW, Kadus serta para kader dan simpatisan Abdul Wahid dan juga warga masyarakat sekitar, kamis (2/7/2026).
Kepala desa pusaka rakyat Abdul Wahid menyampaikan, bahwa pengajian ini merupakan pengajian rutin yang dilaksanakan setiap hari kamis malam Jum’at, tujuan dari pengajian dan doa bersama ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, dan menjalin tali silaturrahim antar staf, aparatur desa dan warga masyarakat sekaligus sebagai wadah untuk menimba ilmu agama.
Selain itu, kami berharap semoga dengan adanya pengajian rutin ini dapat memperkuat iman dan takwa dan memberikan pengetahuan serta dapat meningkatkan iman ketakwaannya kepada Allah subhanahu wa taala, untuk seluruh apartur desa tim sukses dan simpatisan serta warga masyarakat menjadi dukungan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan untuk menjalankan roda pemerintahan agar selalu di berikan kelancaran menuju pusaka rakyat lebih baik lagi,” jelasnya Abdul Wahid kepala desa pusaka rakyat.
H. Murtakih sebagai calon sekertaris desa (Sekdes) pusaka rakyat menyampaikan, jangan ada dusta di antara kita, kami dari keluarga besar tetap mendukung penuh untuk Abdul Wahid menjadi kepala desa pusaka rakyat tiga periode, dan setiap warga negara bebas apapun pilihannya, bebas menyuarakan pendapat untuk pilihan pemimpin kepala desa pusaka rakyat, kita tetap bersatu dan bersaudara.
Dan kita niatkan kita lanjutkan perjuangan Abdul Wahid, kita selesaikan program yang masi belum di selesaikan, kalo kita tidak selesaikan program-program tersebut menjadi mandek atau terhambat, dalam rangka kontestasi pemilihan kepala desa pusaka rakyat marih kita jaga persaudaraan dan Kondusifitas di setiap wilayah masing-masing.
Dan harapan saya untuk para tim relawan simpatisan Abdul Wahid jangan ambil emosi dan jangan terlalu imporia, kita kuatkan barisan satukan tujuan, untuk pusaka rakyat lebih baik lagi, mari kita jadikan pesta demokrasi ini yang amanah dan yang transparan, Abdul Wahid adalah pemimpin yang merakyat dan bersosialisasi peduli dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Apapun yang kita lakukan dan kita perjuangkan untuk Abdul Wahid mimpin kembali desa pusaka rakyat, saya tidak berharap banyak yang penting Abdul Wahid duduk kembali sebagai kepala desa pusaka rakyat periode 2026-2034. Ungkapnya.” (Cep)
