Semarak Perubahan Pengukuhan Kader Dan Do’a Bersama Bakal Calon Kades Segara Jaya Bang Nurdin
Bekasi: Semangat perubahan mewarnai kegiatan pengukuhan kader dan doa bersama yang digelar Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Segara Jaya, Bang Nurdin, HA., S.IP., di Lapangan H. Tema, Dusun 2, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/7/2026) malam.
Mengusung tema “Spirit Baru, Harapan Baru”, kegiatan tersebut dipadati sekitar 4.500 warga masyarakat yang datang memberikan dukungan.
Ribuan warga memenuhi lapangan sejak sore hingga malam hari. Kehadiran mereka menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap agenda pengukuhan kader yang difokuskan bagi Dusun 2 dan Dusun 3, sekaligus menjadi ajang silaturahmi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Segara Jaya.
Acara turut dihadiri tokoh masyarakat Segara Jaya, H. Romli, Tokoh Agama Ustadz Abdul Rozak, Ketua Paguyuban Perumahan Desa Segara Jaya, Macan Utara, para kader simpatisan, serta masyarakat pendukung. Bang Nurdin juga hadir didampingi sang istri.
Dalam sambutannya, Bang Nurdin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran ribuan masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut, menurutnya, dukungan yang diberikan menjadi energi dan motivasi untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun 2 dan Dusun 3, yang telah hadir. Antusiasme masyarakat malam ini sangat luar biasa. Ini menjadi semangat bagi saya untuk terus berjuang dan berharap diberikan kesempatan mengabdi sebagai Kepala Desa Segara Jaya,” ujarnya.
Bang Nurdin menjelaskan, pengukuhan kader dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah desa. Desa Segara Jaya sendiri terdiri atas delapan dusun, sementara pengukuhan kali ini difokuskan di dua dusun yang merupakan kawasan dengan jumlah pemilih cukup besar.
”Segara Jaya memiliki delapan dusun. Hari ini kami mengukuhkan kader di Dusun 2 dan Dusun 3 yang merupakan pusat desa dengan jumlah hak pilih hampir 4.000 orang. Insyaallah sebelum tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa dimulai, seluruh kader di delapan dusun sudah selesai dibentuk,” jelasnya.
Menanggapi tingginya animo masyarakat, Bang Nurdin mengaku optimis menghadapi kontestasi Pilkades. Menurutnya, antusiasme warga merupakan sinyal adanya harapan akan perubahan di Desa Segara Jaya.
”Animo masyarakat yang begitu besar menjadi isyarat bahwa masyarakat menginginkan perubahan. Saya berharap kehadiran saya sebagai salah satu bakal calon kepala desa dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Segara Jaya untuk bersama-sama membangun desa yang lebih maju, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Disinggung mengenai target perolehan suara, Bang Nurdin menegaskan dirinya memiliki keyakinan untuk meraih kemenangan, namun tetap mengedepankan cara-cara yang santun dan bermartabat.
”Dalam Pilkades tidak ada istilah juara dua, tentu target saya adalah menang dan mendapatkan amanah masyarakat. Namun yang lebih penting, seluruh proses Pilkades harus berjalan aman, damai, dan penuh persaudaraan,” tambahnya.
”Saya memohon doa, dukungan, serta keikhlasan masyarakat agar diberikan kesempatan untuk mengabdi dan membawa perubahan bagi Segara Jaya,” tegas Bang Nurdin.
Sementara itu, H. Romli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses Pilkades berlangsung, menurutnya, persaingan politik merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi, namun harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika dan semangat persaudaraan.
”Yang pertama harus kita jaga adalah Pilkades ini berjalan aman dan lancar. Persaingan itu hal yang biasa, tetapi jangan sampai mengorbankan silaturahmi. Raihlah simpati masyarakat dengan cara-cara yang baik, bukan dengan saling menyerang atau menjelekkan calon lain. Saya yakin masyarakat saat ini sudah semakin dewasa dan cerdas dalam menentukan pilihannya,” kata H. Romli.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Bekasi, khususnya di Kecamatan Tarumajaya, dapat berlangsung damai dan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang sehat.
”Kalau secara pribadi saya memiliki pilihan, itu hal yang wajar. Namun harapan saya, seluruh kandidat dan pendukungnya tetap menjaga etika politik serta bersama-sama menciptakan Pilkades yang aman, damai, dan sukses,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Abdul Rozak. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai akhir acara sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran seluruh tahapan Pilkades serta harapan agar Desa Segara Jaya senantiasa diberikan keberkahan dan kemajuan.” (Cep)
