Proyek pembangunan saluran drainase Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Mitra Cai di Desa Banjarsari diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan.
Bekasi – Deliksandicom
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah warga setempat mengeluhkan kualitas material dan ketebalan dinding drainase yang dinilai rapuh serta rawan jebol.Seorang warga Desa Banjarsari yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan bahwa pengerjaan proyek tersebut terkesan terburu-buru dan memangkas standar kualitas demi meraup keuntungan lebih besar.”Kami melihat adukan semennya terlalu muda dan pondasinya sangat dangkal. Kalau kena arus air hujan deras sedikit saja, bangunan ini pasti cepat hancur. Kami sangat menyayangkan karena anggaran negara yang turun cukup besar, tetapi hasilnya mengecewakan,” ujar warga tersebut kepada awak media, Sabtu (11/7/2026).Kegiatan pembangunan infrastruktur irigasi desa ini dibiayai oleh APBN melalui program Mitra Cai. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak ketua kelompok P3A maupun pelaksana proyek di Desa Banjarsari belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan miring dari masyarakat tersebut.( Red)
