Proyek Jalan Raya Warung Satu Tambelang Diduga Tanpa Pengawasan Dinas, Warga dan Garda Pasundan Minta Transparansi
BEKASI – Deliksandicom
Proyek pembangunan infrastruktur Jalan Raya Warung Satu Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, menuai kritik tajam dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat. Proyek yang dibiayai oleh anggaran negara tersebut diduga berjalan tanpa adanya pengawasan dari instansi dinas terkait, sehingga memicu kekhawatiran akan buruknya kualitas hasil akhir pekerjaan.
Panglima Komando Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Garda Pasundan, Sondi, menyatakan keprihatinannya setelah memantau langsung kondisi di lapangan.
Menurutnya, ketidakhadiran pengawas dinas di lokasi proyek membuka celah terjadinya kelalaian dalam penerapan spesifikasi teknis jalan.
“Kami melihat langsung di lokasi, kegiatan pengerjaan infrastruktur di Jalan Raya Warung Satu Tambelang ini terkesan dibiarkan begitu saja tanpa ada kendali dari dinas terkait.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) seharusnya menempatkan pengawas secara melekat di lapangan. Jika dibiarkan tanpa pengawasan, kami khawatir kualitas beton atau aspalnya tidak sesuai standar dan cepat rusak, yang akhirnya merugikan keuangan daerah dan masyarakat,” ujar Sondi kepada awak media, Sabtu (3/10/2026).
Senada dengan Garda Pasundan, keluhan juga datang dari warga setempat yang sehari-hari melintasi dan tinggal di sekitar area pembangunan.
Warga merasa hak mereka untuk mendapatkan infrastruktur yang layak terabaikan akibat minimnya keterbukaan dan pengawasan.
“Kami sebagai warga di sini sangat mendambakan jalan yang bagus, tapi kalau pengerjaannya seperti ini—tidak terlihat ada petugas dinas yang mengawasi, bahkan papan informasi proyek juga tidak jelas—kami jadi ragu.
Kami minta dinas jangan tutup mata.
Tolong turun ke lapangan dan awasi kontraktornya agar bekerja dengan benar,” keluh salah seorang perwakilan warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas terkait belum memberikan konfirmasi resmi mengenai absennya pengawas dalam proyek jalan raya tersebut.
Masyarakat dan Ormas Garda Pasundan menegaskan akan terus mengawal jalannya proyek ini hingga selesai demi memastikan transparansi dan kualitas pembangunan yang maksimal di wilayah Kabupaten Bekasi.( Red)
