Deliksandi // CIKARANG UTARA – Terkait masalah adanya pemberitaan soal tumpukan sampah dan bangli (bangunan liar), di wilayah Desa Karangasih, Ketua RT01/RW07 memberikan hak jawab mengklarifikasi, atau memberikan penjelasan atas informasi di suatu media. Rabu (01/07/2026).
Manen yang merupakan Ketua RT.01 didampingi Ketua RW.07 menjelaskan dihadapan awak media secara spesifik berita yang dimaksud. Manen menjelaskan, jumlah warga kami kurang lebih sekitar enam (KK) yang mayoritas mereka menengah kebawah.
Soal Bangli yang ada di bantaran kali, kami bersama Pemdes Karangasih sudah berupaya dan berusaha dengan adanya program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah,kata dia.
Diapun mengatakan, untuk mendapatkan bantuan rutilahu, tentunya harus memenuhi syarat, yang pertama dia adalah WNI yang sudah berkeluarga, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), kemudian menempati satu-satunya rumah tidak layak huni, memiliki bukti sah atas tanah, dan belum pernah menerima bantuan serupa dari pemerintah,ucap dia.
Lebih lanjut dia, kemudian terkait soal sampah, awalnya dulu warga meminta agar lingkungan bersih, karena berhubung kami tidak punya tempat sampah, sehingga kami manfaatkan lahan kosong, itupun kami bekerjasama dengan anak-anak muda yang membentuk paguyuban, ungkapnya dia.
Selainitu juga kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk pengangkatan sampah setiap bulannya dua kali pengangkatan, adapun anggaran untuk pengangkatan sampah, itu hasil dari iuran masyarakat kami yang diberikan ke Paguyuban perhari 1000 rupiah, jelasnya dia.
Sementara itu ditempat yang sama Saeful Zafar yang merupakan Ketua RW.07 mengatakan, dengan adanya pemberitaan terkait soal sampah dan rumah tidak layak huni, menurutnya tidak sesuai fakta dilapangan.
Tetapi buat saya ini ada bagusnya dan positif, karena dengan adanya pemberitaan tersebut menjadi motivasi kami untuk mendorong peduli terhadap lingkungan, tetapi kalau memang ada hal-hal seperti itu, saya berharap agar dikonfirmasi dulu sama ketua lingkungan (RT/RW) agar kita bisa duduk bareng mencari solusinya,ucap dia.
Saya terimakasih dengan adanya pemberitaan terkait lingkungan kami, sehingga kami juga jadi tergerak untuk segera merapikan tempat yang ada di area bantaran kali, yang sudah terlihat kumuh, ditambah lagi dengan padatnya penduduk dan adanya sampah, terangnya dia.
Terkait adanya pemberitaan tersebut Kepala Desa kami belum tau, makanya kami yang mencoba mengklarifikasi. Bagi kami persoalan ini saya rasa Kepala Desa tidak perlu tau.
Karena kami melihat Kepala Desa Samsu Dawam, selama memimpin, beliau sangat peduli kepada masyarakatnya, terkait soal kesehatan dan lain-lain.
Ditambah lagi, didesa kami juga selalu menyiapkan kendaraan Ambulance 24 jam untuk warganya yang membutuhkan pertolongan.
Disinggung soal pencalonan Kepala Desa Karangasih, Ketua RT dan RW mengatakan lanjutkan, karena beliau selama memimpin menjadi Kepala Desa Karangasih mau turun ke warga dan banyak bantu warga.tutupnya dia.
(jay).
