Rumah ambruk diduga Rapuh” milik ibu Sarni Butuh Bantuan Pemerintah Kabupaten Bekasi
Sukatani Deliksandicom
Sebuah rumah tinggal milik seorang lansia bernama Sarni (60) di Kampung Kaliabang RT 02/RW 005, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, ambruk total akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh termakan usia. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (6/10/2026) pagi ini memicu desakan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi segera memberikan bantuan darurat.
Struktur bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu tersebut diduga sudah lama lapuk dan tidak kuat lagi menahan beban atap. Beruntung, Sarni berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum seluruh atap dan dinding rumahnya runtuh rata dengan tanah.
Pemilik rumah, Sarni, mengungkapkan rasa syok dan kebingungannya karena kini ia kehilangan tempat tinggal satu-satunya. Ia sangat berharap Pemkab Bekasi, khususnya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, dapat memberikan bantuan perbaikan rumah.
“Saya kaget sekali, tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek dari atap.
Alhamdulillah saya langsung lari ke luar rumah. Sekarang rumah saya sudah roboh total, tidak ada yang tersisa.
Saya bingung harus tinggal di mana. Saya sangat berharap Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Bekasi mau membantu memperbaiki rumah saya ini,” ujar Sarni saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (6/10/2026).
Saat ini, warga sekitar bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan dan mengamankan barang-barang milik korban yang masih bisa diselamatkan.
Warga juga berharap pihak desa dan kecamatan segera berkoordinasi dengan Pemkab Bekasi agar korban mendapatkan bantuan sosial serta program bedah rumah/Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).( Res)
