Bekasi – Deliksandicom, Selasa (21/7/2026). Langkah sinergis ini dilakukan guna menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai fondasi utama penguatan daya saing industri nasional di masa depan.
plus Penandatanganan resmi kolaborasi strategis pelaksanaan SE2026. Menteri Perindustrian, Menteri Ketenagakerjaan, dan Kepala BPS Pusat.
Selasa, 21 Juli 2026.
High Level Meeting Lintas Kementerian, Menyatukan data lintas sektoral demi membangun fondasi daya saing industri masa depan.
Melalui komitmen bersama dalam sinkronisasi data industri, ketenagakerjaan, dan statistik nasional.Pernyataan Resmi Pemangku Kebijakan Perwakilan Metri pendindustrian, Tri Supondi SIP. MM menyampaikan bahwa integrasi instansi ini akan menjadi kunci akurasi kebijakan ekonomi nasional ke depan.”Penandatanganan resmi ini menandai babak baru sinergi pemerintah. Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan potret tunggal yang akurat, di mana data industri dari Kementerian Perindustrian serta data pasar kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan akan berpadu menghasilkan kebijakan yang presisi bagi daya saing bangsa,” tegas Tri Supondi SIP. MM.
.Sementara itu, implementasi di daerah siap dikawal ketat untuk memastikan data lapangan selaras dengan target pusat. Perwakilan Mentri Perindustrian, Tri Supondi SIP. MM.menegaskan kesiapan wilayahnya sebagai salah satu pilar industri terbesar di Indonesia.”Jawa Barat siap mengamankan dan mengeksekusi komitmen pusat ini di tingkat daerah. Sebagai hub industri nasional, kami akan memastikan seluruh pelaku usaha dan tenaga kerja di Jawa Barat terdata secara akurat, sehingga hasil SE2026 mampu menjadi akselerator investasi dan pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Tri Supondi SIP. MM..Sinergi formal ketiga pimpinan lembaga ini diharapkan mampu meminimalisasi tumpang tindih data dan mempercepat transformasi industri yang adaptif terhadap tantangan
(red).
